LIPSUS Malang Raya Kekurangan Guru
Setiap Bulan Guru Pensiun Sebanyak 20 Orang, Kota Malang Butuh Banyak Guru
Setiap tahun jumlah guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang pensiun atau meninggal dunia sangat tinggi.
SURYAMALANG.COM, MALANG - Setiap tahun jumlah guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang pensiun atau meninggal dunia sangat tinggi. Kebutuhan guru di Kota Malang pun masih cukup tinggi.
Sesuai data di Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Malang, jumlah PNS yang pensiun pada 2024 sebanyak 350 orang. Dari jumlah itu, sekitar 50 persen merupakan guru. "Dari 350 PNS yang pensiun, sebanyak 143 orang merupakan guru," ujar Wahyu Arianto, Bagian Umum BKPSDM Kota Malang kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (6/10).
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang memiliki sekitar 3.800 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri dari guru, kepala sekolah, dan pegawai lain. Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana mengatakan kebutuhan guru di Kota Malang sangat tinggi.
Karena banyaknya guru yang pensiun atau meninggal dunia, Disdikbud Kota Malang mengajukan kuota sekitar 1.300 guru untuk mengisi kekosongan di sekolah.
"Setiap bulan minimal 20 orang yang pensiun. Kalau guru tidak diisi, ya susah. Sedangkan kami belum boleh mengangkat non-ASN. Kalau guru SMP kan guru mata pelajaran sehingga masih bisa digeser ke sekolah lain. Tapi guru SD kan guru kelas. Itu kesulitan kami," terang Suwarjana.
Pemkot Malang telah menyerahkan SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) kepada 290 guru tidak tetap (GTT) pada Juli 2023. Sebelumnya, para guru ini mengajar di sekolah negeri dan sekolah swasta. Dengan SK itu, para guru akan bertugas di SD negeri dan SMP negeri di Kota Malang.
Saat ini total ada 1.501 P3K yang sudah mendapat SK di Kota Malang. Guru P3K yang mengajar di SDN sebagai guru kelas, dan menjadi guru mata pelajaran di SMPN.
Guru P3K yang mendapat SK pada 2023 itu sudah lulus passing grade 1,5 pada tahun lalu. Dari penerima SK 2023, ada yang sudah 36 tahun menjadi guru honorer.
Suwarjana menyebutkan mayoritas guru brstatus PNS ada di SD negeri yang sebanyak 195 lembaga pendidikan. "Sedang SMP negeri ada 30 lembaga. Tapi jumlah guru dan murid di SMP juga banyak karena memiliki rombongan belajar (rombel)-nya besar," tambahnya.(Benni Indo/Sylvianita Widyawati)
Pengalaman Mengajar di Sekolah Swasta Kota Malang, Pernah Dilaporkan Karena Dianggap Tak Kompeten |
![]() |
---|
Solusi Kekurangan Guru di Kota Batu, Bisa Manfaatkan Guru Pelajaran Serumpun |
![]() |
---|
Kekurangan Guru di Kota Malang, Kemenag Sering Kirim Guru ke Sekolah Swasta |
![]() |
---|
Kekurangan Guru di Malang Raya, Isu Utamanya Adalah Kesejahteraan |
![]() |
---|
Kekurangan Guru di Malang Raya Ganggu Kegiatan Belajar Mengajar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.