Selasa, 2 Juni 2026

Kota Malang

Program RT Berkelas di Kota Malang Harus Fokus Menyelesaikan Persoalan Banjir

Program RT Berkelas merupakan realisasi janji politik Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dan wakilnya, Ali Muthohirin.

Tayang:
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
BANJIR - Tembok di depan rumah warga RT 1/RW 18, Kelurahan Purwantoro, Kota Malang, roboh karena terkena air banjir yang terjadi pada 4 Desember 2025. 

Bayu menegaskan perlu langkah afektif agar bencana tidak terulang kembali. Program RT berkelas yang dicanangkan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bersama wakilnya, Ali Muthohirin, menurutnya perlu diarahkan untuk menangani banjir.

Sejauh yang ia ketahui, bany usulan dalam Program RT berkelas untuk memenuhi kebutuhan fasilitas di tingkat RT seperti perlengkapan kursi, meja, tenda, dan sebagian pembangunan.

"Daripada beli kursi, meja, dan lainnya, sebaiknya programnya diarahkan untuk penanggulangan banjir. Misal membangun sumur resapan dan drainase," ujar Bayu.

Bayu menyebut, alokasi anggaran untuk melaksanakan program RT berkelas mencapai Rp 300 miliar.

Program tersebut akan bergulir pada 2026. Eksekutif dan legislatif telah sepakat untuk mengunci alokasi anggaran beberapa waktu lalu.

"Kalau program RT berkelas ini menjadi beban politik yang harus dilaksanakan, maka beberapa persennya bisa untuk menanggulangi banjir," katanya.

Program penanggulangan banjir disebut Bayu lebih dibutuhkan warga. Terutama warga yang wilayahnya telah menjadi langganan banjir seperti di Kelurahan Purwantoro, Purwodadi, Tulusrejo, dan banyak tempat lainnya.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved