Senin, 8 Juni 2026

Kota Malang

Respons Kebijakan Pusat, UB Malang Kombinasikan Kuliah Daring dan Luring

Wakil Rektor I Bidang Akademik UB Malang, Prof Imam Santoso, menegaskan bahwa penerapan PJJ tidak dilakukan secara menyeluruh.

Tayang:
SURYAMALANG.COM/Purwanto
AKTIVITAS KAMPUS - Para mahasiswi berjalan usai mengikuti perkuliahan di kampus Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur, Rabu (8/4/2026). Pemerintah melalui Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) akan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk mahasiswa perguruan tinggi semester 5 ke atas. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah penghematan energi akibat dampak perang Timur Tengah dan krisis global. 

"Ada dosen yang kerap menunjuk mahasiswa, tapi ada juga yang hanya menjelaskan," tandasnya.

Baca juga: Tebing di Desa Dalisodo Malang Longsor pada 3 Titik, Material Longsor Tutup Akses Jalan Alternatif

Sebelumnya, pemerintah akan menerapkan pjj untuk mahasiswa perguruan tinggi semester 5 ke atas.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengungkap bahwa kebijakan tersebut akan dimulai pada pekan ini.

Nantinya, setiap program studi (prodi) diminta untuk mencermati mata kuliah mana yang bisa dilakukan pembelajaran jarak jauh.

Meski tidak belajar di kelas, ia menekankan bahwa kebijakan tersebut jangan sampai mengurangi kualitas pembelajaran.

"Mobilitas mahasiswa itu bisa lebih sederhana karena semuanya digital, sehingga jauh lebih efisien."

"Kita juga meminta tugas-tugas itu sebisa mungkin digital sehingga misalnya tugas akhir yang dulu harus cetak 5 itu bisa dikurangi," tandasnya.

 

Sumber: SuryaMalang
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved