Minggu, 7 Juni 2026

Kota Malang

Respons Kebijakan Pusat, UB Malang Kombinasikan Kuliah Daring dan Luring

Wakil Rektor I Bidang Akademik UB Malang, Prof Imam Santoso, menegaskan bahwa penerapan PJJ tidak dilakukan secara menyeluruh.

Tayang:
SURYAMALANG.COM/Purwanto
AKTIVITAS KAMPUS - Para mahasiswi berjalan usai mengikuti perkuliahan di kampus Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur, Rabu (8/4/2026). Pemerintah melalui Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) akan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk mahasiswa perguruan tinggi semester 5 ke atas. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah penghematan energi akibat dampak perang Timur Tengah dan krisis global. 

Lebih lanjut, Prof Imam menyebut penerapan PJJ di UB akan disesuaikan oleh masing-masing program studi.

Setiap prodi akan mengevaluasi mata kuliah yang bisa dilakukan secara daring maupun yang wajib luring.

"Penyesuaian ini tidak boleh mengubah capaian pembelajaran. Itu yang menjadi penekanan utama," tambahnya.

Kebijakan ini rencananya mulai diterapkan dalam waktu dekat, menyusul terbitnya surat edaran resmi dari Rektor UB.

Di sisi lain, sejumlah mahasiswa di UB justru lebih menyukai proses pembelajaran dilakukan secara tatap muka.

Hal tersebut mempermudah mahasiswa dalam berinteraksi dengan dosen, maupun temannya sesama mahasiswa saat berada di dalam kelas.

"Kalau disuruh milih ya enakan luring tatap muka. Koordinasinya sama teman bisa langsung. Apalagi waktu garap tugas," kata Dinda, mahasiswi semester 6 di Fakultas Ilmu Komputer UB.

Meski demikian, pembelajaran dengan menggunakan sistem daring bukan menjadi hal yang tabu bagi Dinda.

Ia juga kerap menjalani pembelajaran lewat zoom.

Terutama saat mendapatkan penggantian jadwal, ketika dosen tidak bisa mengajar secara langsung saat luring.

"Biasanya kalau dosen gak bisa mengajar itu diganti hari yang lain atau kelas pengganti."

"Tapi kalau seandainya gak ada jadwal yang pas, proses pembelajaran dilakukan secara daring lewat zoom," ungkapnya.

Baik daring maupun luring menurut Dinda sama-sama memiliki kelebihan tersendiri bagi mahasiswa.

Bedanya kalau luring bisa langsung berinteraksi langsung, sementara daring jadwalnya lebih fleksibel.

"Daring memang fleksibel. Tapi menurutku interaksinya kurang. Dan itu juga tergantung dosennya."

Sumber: SuryaMalang
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved