Kamis, 9 April 2026

Kota Malang

Zulkifli Hasan Titip Pesan ke Pengurus DPW Gapembi Jatim, Diminta Jadi Mitra Percepat Program MBG

Zulkifli Hasan Titip Pesan ke Pengurus DPW Gapembi Jatim, Diminta Jadi Mitra Percepat Program MBG

Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Purwanto
GAPEMBI - Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan, bersama jajaran pengurus Gapembi (Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia) Jatim berfoto bersama usai pelantikan pengurus di Hotel Grand Mercure Malang Mirama, Jawa Timur, Kamis (9/4/2026). Gapembi merupakan organisasi yang mewadahi seluruh pengusaha makanan bergizi di Indonesia, yang bergerak di sektor produksi, distribusi, dan penyajian makanan bergizi. Tujuan utama yaknj meningkatkan kerja sama dan kolaborasi antara pelaku dapur, Badan Gizi Nasional, dan stakeholders lainnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan gizi masyarakat Indonesia. 

Ringkasan Berita:
  • Zulkifli Hasan menitipkan pesan kepada pengurus DPW Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gapembi) Jawa Timur yang baru dilantik
  • Pesan ini adalah agar berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG)
  • Ia menjelaskan, program MBG yang saat ini menjangkau lebih dari 60 juta anak merupakan pekerjaan besar. Maka dari itu membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya pemerintah pusat

SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menitipkan pesan kepada pengurus DPW Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gapembi) Jawa Timur yang baru dilantik.

Pesan ini adalah agar berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam kunjungan kerjanya di Kota Malang, Kamis (9/4/2026), Zulhas menegaskan bahwa organisasi seperti Gapembi diharapkan mampu mempercepat komunikasi dan pembinaan di lapangan, khususnya dalam mendukung kinerja Badan Gizi Nasional (BGN).

“Kita harapkan menjadi mitranya BGN, sehingga pembinaannya cepat dan komunikasinya juga cepat,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Ia menjelaskan, program MBG yang saat ini menjangkau lebih dari 60 juta anak merupakan pekerjaan besar. Maka dari itu membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya pemerintah pusat.

“Ini pekerjaan sangat besar. Kami tidak ingin ada satu anak pun yang bermasalah. Karena itu perlu kerja bersama,” tegasnya.

Menurut Zulhas, pengawasan dan pelaksanaan program MBG kini menjadi tanggung jawab bersama, mulai dari pemerintah pusat hingga daerah, termasuk pemerintah desa dan fasilitas kesehatan seperti Puskesmas, termasuk nanti keterlibatan Gapembi.

“Sekarang bukan hanya BGN. Pemerintah daerah, satgas, hingga puskesmas juga ikut bertanggung jawab memantau dan mengecek,” jelasnya.

Baca juga: Kendaraan untuk Kepala SPPG Menimbulkan Dilema, Dibutuhkan Tapi Masih Jadi Perdebatan

Ia juga menyoroti pentingnya standardisasi dalam pelaksanaan MBG melalui penyusunan Peraturan Badan Gizi Nasional.

Gapembi diharapkan dapat berperan aktif memenuhi standardisasi. Saat ini, satu regulasi telah diterbitkan dan tiga lainnya sedang dalam proses perumusan.

“Standar gizi, sanitasi, hingga operasional harus sama di seluruh Indonesia. Kalau tidak memenuhi, baru bisa ditindak,” katanya.

Selain itu, Zulhas menyambut positif berbagai inovasi dalam pelaksanaan MBG di daerah, termasuk konsep penyajian makanan secara prasmanan yang dinilai lebih baik dari sisi kualitas makanan.

“Kalau bisa prasmanan, malah lebih bagus karena makanan bisa disajikan hangat,” ujarnya.

Dengan pelantikan pengurus DPW Gapembi Jawa Timur, Zulhas berharap organisasi tersebut dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku di lapangan, sehingga program MBG dapat berjalan lebih optimal, terstandar, dan tepat sasaran.

Makhrus Sholeh didapuk menjadi Ketua DPW Gapembi Jawa Timur. Setelah dilantik, Makhrus menyatakan bahwa DPW Gapembi Jawa Timur akan mendorong percepatan pelaksanaan program hingga ke tingkat kabupaten/kota, sekaligus melakukan evaluasi terhadap sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sempat disuspensi.

Baca juga: Dispangtan Pastikan Stok Pangan Aman untuk Program Makan Bergizi Gratis di Kota Malang

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved