Koperasi Merah Putih Vs Bank Titil

Koperasi Merah Putih di Kota Malang Bukan Dapat Dana Hibah, Tapi Dana Pinjaman

KMP Kelurahan Samaan masih menunggu instruksi dari Diskopindag Kota Malang terkait bimbingan teknis (bimtek) untuk pengurus koperasi.

Editor: Zainuddin
DOK./Andrey Mahardika
AKTA PENDIRIAN - Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyerahkan akta pendirian kepada Ketua Koperasi Merah Putih Samaan, Andrey Mahardika. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Koperasi Merah Putih (KMP) Kelurahan Samaan sudah berdiri bersamaan dengan KMP lain di Kota Malang. Namun, sampai sekarang koperasi pimpinan Andrey Mahardika ini belum beroperasi.

Ketua KMP Kelurahan Samaan, Andrey Mahardika mengatakan pihaknya masih menunggu instruksi dari Dinas Koperasi, Industri, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang terkait bimbingan teknis (bimtek) untuk pengurus koperasi.

Menurutnya, pengurus KMP Kelurahan Samaan berjumlah tujuh orang. "Pemilihan atau perekrutan pengurus koperasi bukan penunjukan, melainkan hasil mufakat dari seluruh elemen masyarakat di Kelurahan Samaan. Dari mufakat itu, keluar tujuh nama dan terpilih sebagai pengurus koperasi," kata Andrey kepada SURYAMALANG.COM, Senin (14/7).

Andrey memastikan tujuh pengurus itu memiliki latar belakang dalam pengelolaan keuangan. "Tujuh pengurus ini memiliki bidang masing-masing. Dulu mereka juga pernah berkecimpung di koperasi," tambahnya.

Meski sudah resmi terbentuk dan memiliki akta pendirian, namun KMP Kelurahan Samaan belum beroperasi. Menurutnya, pengurus masih menunggu petunjuk pelaksana (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) terkait penggunaan dana pinjaman yang diberikan pemerintah pusat sebagai modal koperasi.

"Dana dari pemerintah pusat itu bukan dana hibah, melainkan dana pinjaman. Kami belum tahu nilainya, tetapi yang pasti nominalnya besar," bebernya.

Setelah beroperasi, baru KMP Kelurahan Samaan akan mencari anggota dengan sasaran utama adalah warga Kelurahan Samaan. "Jumlah warga Kelurahan Samaan sekitar 11.000 orang," terangnya.

Andrey menyebutkan tidak sulit untuk menjadi anggota KMP Kelurahan Samaan. "Syarat menjadi anggota cukup mudah, yaitu ber-KTP Kelurahan Samaan, sehat jasmani rohani, dan siap untuk simpanan wajib dan simpanan usaha. Selain untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga, KMP ini juga mencegah warga dari jeratan bank titil," imbuhnya.

Peran Masyarakat

Program Koperasi Merah Putih (KMP) berpotensi menjadi lokomotif baru penggerak ekonomi desa. Namun, keberhasilan KMP sangat bergantung pada profesionalisme pengelolaan dan keterlibatan aktif masyarakat.

"Inisiatif ini strategis. KMP bisa memperluas akses pembiayaan, memperkuat ekonomi lokal, dan menekan ketergantungan masyarakat terhadap praktik rentenir atau bank titil," kata Venus Kusumawardana, pengamat ekonomi dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Minggu (13/7).

Melalui unit simpan pinjam koperasi, masyarakat bisa memperoleh modal usaha secara lebih murah dan adil, tanpa bunga mencekik seperti yang kerap ditawarkan oleh pinjaman ilegal. KMP juga diharapkan mampu menstabilkan harga kebutuhan pokok, serta membuka lapangan kerja baru di tingkat desa.

Menurutnya, program ini juga berpotensi mengentaskan kemiskinan melalui pemberdayaan UMKM dan penguatan ekonomi lokal. Namun Venus mengingatkan, potensi tersebut hanya bisa dicapai bila koperasi dikelola secara profesional, transparan, dan benar-benar melibatkan masyarakat sejak awal.

Venus menyebutkan lebih dari 50 persen koperasi di Indonesia tidak aktif akibat pengelolaan yang lemah, minimnya partisipasi anggota, dan pemilihan unit usaha yang tidak relevan. "Jika pembentukan KMP hanya dikebut untuk mengejar kuantitas tanpa kesiapan SDM dan partisipasi warga, koperasi berisiko menjadi proyek formalitas, mati suri, bahkan menimbulkan kekecewaan," tambahnya.

Venus menyebut sejumlah sektor potensial untuk dikembangkan melalui koperasi di Malang Raya adalah pertanian modern di Kabupaten Malang, unit simpan pinjam di Kota Malang, serta wisata dan agrowisata desa bisa di Kota Batu dan Malang sisi barang, seperti Pujon.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved